Inilah
Profil Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi RI
Periode 2019-2024
![]() |
Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi RI Periode 2019-2024 |
Presiden
Republik Indonesia Joko Widodo telah melantik menteri-menteri dalam susunan
Kabinet Indonesia Maju untuk masa jabatan 2019-2024 pada hari Rabu, 23 Oktober
2019. Pada hari pelantikan menteri tersebut, Nadiem Makarim diangkat sebagai
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi Indonesia. Sebelumnya,
pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim dikenal sebagai pendiri serta CEO GO-JEK,
sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.
Profil Singkat Nadiem Makarim
Nadiem Anwar Makarim adalah seorang pengusaha muda Indonesia
yang lahir di Singapura pada tanggal 4 Juli 1984. Beliau adalah putra dari
pasangan Nono Anwar Makarim, seorang aktivis dan pengacara terkemuka dengan
Atika Algadri, seorang penulis lepas yang juga putri dari Hamid Algadri, salah
seorang perintis kemerdekaan Indonesia. Nadiem Makarim telah menikah dengan
Franka Franklin. Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama
Solara Franklin Makarim.
Pendidikan Nadiem Makarim
Selama menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas, Nadiem
selalu berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura. Setelah menyelesaikan SMA di
Singapura, Nadiem melanjutkan pendidikannya di Brown University, Amerika
Serikat jurusan Hubungan Internasional pada tahun 2002. Pada tahun 2006, Nadiem
berhasil meraih gelar sarjana. Tiga tahun kemudian, Nadiem mengambil
pascasarjana dan memperoleh gelar Master of Business Administration di
Harvard Business School.
Kontribusi Nadiem Makarim untuk Indonesia
Tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen
di McKinsey & Company. Kemudian, Nadiem beralih sebagai pengusaha dengan
mendirikan Zalora Indonesia setelah beliau memperoleh gelar MBA. Di perusahaan
tersebut, beliau menjabat sebagai Co-Founder dan Managing
Director. Setelah keluar dari Zalora, Nadiem menjadi Chief
Innovation Officer (CIO) di Kartuku hingga akhirnya fokus
mengembangkan GO-JEK yang telah dirintis sejak tahun 2011.
Pada Agustus 2016, GO-JEK berhasil memperoleh pendanaan sebesar
USD 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium. GO-JEK juga
mengakuisisi Kartuku, Midtrans, dan Mapan untuk mendukung ekspansi GO-PAY yang
berkembang di luar ekosistem GO-JEK pada tahun 2018. Sampai saat ini, GO-JEK
sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia dengan valuasi mencapai USD
10 Miliar. Nadiem Makarim pun menduduki urutan ke-150 dalam 150 orang terkaya
di Indonesia pada tahun 2018 dengan total kekayaan mencapai Rp 1,4 Miliar.
Prestasi yang diukir pria berusia 35 tahun ini nampaknya cukup
untuk meyakinkan Presiden Joko Widodo. Hingga akhirnya, pada 21 Oktober 2019,
Nadiem Makarim diundang ke Istana Kepresidenan oleh Presiden Joko Widodo.
Beliau mendapat tawaran pada posisi strategis bidang pendidikan di kabinet
berikutnya. Pada 23 Oktober 2019, secara resmi Presiden Joko Widodo pun
melantik Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan
Tinggi Indonesia Periode 2019-2024. (Sumber :
0 komentar:
Posting Komentar